KIYOMIZU TEMPLE, OSAKA, JAPAN

KIYOMIZU TEMPLE 清水寺
Alamat : 294 Kiyomizu 1-chome, Higashiyama Ward, Kyoto, Kyoto Prefecture 605-0862, Japan. Tel : +81 75-551-1234

kiyomizuCIMG4049

Arti : Kiyo = Pure, Mizu = Water
Merupakan kuil Budha, terletak di Otowa Mountain, didirikan th. 778.
Mengalami beberapa kebakaran, tapi direstorasi jaman Tokugawa 1631 – 1633, bertahan sampai sekarang. Jadi pilar-pilar kayu besar penyangga kuil berumur hampir 400 tahun.
Tahun 1994 masuk World Cultural Heritage UNESCO. Masuk UNESCO karena :
– arsitektur original dari 400 tahun lalu.
– tatanan kayu & sejumlah 410 buah pilar kayu cemara yg disambung tanpa paku.

Terletak di Main Hall temple ada patung “Eleven Headed & Thousand Armed Kannon Bodhisatva “, bisa dilihat apabila naik ke Main Hall ( dengan mencopot sepatu sebelumnya ). Terkenal karena banyak doa pengunjung yang terkabul disini.

Kompleks kuil dikelilingi oleh pohon sakura. Di dalam area kuil, selain Main Hall yang terkenal, ada juga “Otowa Waterfall”, berupa mata air dari gunung Otowa yang disambung dg 3 bilah bambu, melambangkan : kesehatan – panjang umur – success ( study/job ). Airnya sendiri aman diminum, karena langsung diambil dari mata air. Disediakan gayung untuk menampung air yang mengucur dari bilah bambu. Orang Jepang biasanya minum bukan langsung menempelkan bibir ke gayung, tetapi mereka ambil air untuk cuci tangan dulu, kemudian tampung air lagi di gayung, dar gayung tuangkan ke tangan, dan air di tangan itu yang kita minum.
Layaknya kuil, disediakan “jiamsi”, yaitu ramalan berupa bambu bernomor. Kocok bilah bambu sampai 1 buah bambu bernomor keluar. Tukarkan bambu bernomor tersebut ke petugas, dengan kertas ramalan. Baca ramalan berbahasa Jepang, biasanya di atas sendiri, atau di pojok kanan atas, ada judul yang merupakan kesimpulan dari uraian pantun-pantun di bawahnya, yaitu ;
1. Daikichi = 大吉 = the Luckiest ( Great Blessing ).
2. Kichi = 吉= The Second ( Blessing ).
3. Hankichi = 半吉 = The Third ( Half Blessing ).
4. Shō-kichi = 小吉= The Fourth ( Small Blessing).
5. Sue-kichi = 末吉= The Fifth ( Future Blessing ).
6. Sue-shō-kichi = 末小吉= The last ( Future Small Blessing ).
7. Kyō = 凶= The Unlucky.
Uraian arti dari jiamsi biasanya tidak sama antara kuil satu dengan kuil lainnya. Uraian diatas adalah yang berlaku di kuil Kiyomizu, no 1 sampai no 6 masih dikatakan beruntung ( blessing ), karenanya kertas ramalan boleh dibawa pulang. Apabila mendapat no 7 ( Unlucky ), silahkan kertas ramalan di tiang yang ada di kuil ( biasa diletakkan dekat penukaran kertas ramalan jiamsi ). Secara berkala, kertas ramalan yang jelek akan dibakar oleh para biksu, dan didoakan supaya hasil jelek tidak terjadi.
Di Main Hall, dijual jimat yang sudah didoakan, dijual sesuai dengan kepentingan pembeli, ada yang untuk lulus ujian sekolah, untuk kesehatan, untuk percintaan, dll. Ada juga dijual kayu kosong ( Wish Board ), pengunjung bisa menulis apa harapannya, kemudian digantung di kuil.

CIMG3998

Tempat parkir bus dan kuil terpisah kurang lebih 60-70 meter, kita harus berjalan di jalanan yang mendaki. Di kiri-kanan ada toko makanan mochi, es krim, coklat, souvenir, keramik piring,toko dompet kerajinan tangan, dll. Dari parkiran bus ke arah kuil dan jalan dari kuil ke arah parkiran bus adalah jalan yang sama yang penuh dengan toko-toko. Karenanya, lebih baik semua pegunjung harus ikut ke kuil dulu, karena masuk ke kuil memakai tiket. Tiketnya sendiri bukan ada di ujung jalanan toko-toko tadi, kita harus masuk ke kompleks kuil, baru ketemu ticket booth-nya. Para pengunjung akan nyasar bila tidak ikut sampai ticket booth. Kalau mau belanja, dipersilahkan waktu pulang menuju parkiran bus, toh pulangnya melalui jalan yang sama.
Hikayat dibangunnya Kuil Kiyomizu :
Konon, di tahun 778 ada seorang biarawan yang bernama Enchin, yang ditugaskan mencari sumber Sungai Yodogawa. Beliau menemukan sumber air yang berasal dari gunung Otowa. Karenanya daerah sumber mata air dijaga kemurniannya.
Pada saat itu ada seorang Jendral bernama Sakanoue Tamuramaro mengunjungi air terjun di gunung Otowa, beliau melihat rusa maka diburulah rusa itu untuk diambil darahnya. Darah rusa akan diberikan kepada istrinya yang sedang hamil. Konon, darah rusa sangat baik untuk mengurangi rasa sakit pada proses kehamilan.
Enchin mengetahui bahwa ada perburuan rusa di daerah mata air yang dilindungi, marah lah beliau dan bertandinglah Enchin dengan Sakanoue. Pertandingan dimenangkan oleh Enchin, dan si Jendral dihukum untuk membangun kuil Budha di kaki gunung Otowa.
Senjata yang dipakai bertanding oleh Enchin, diletakkan di areal kuil, pengunjung boleh mencoba mengangkatnya. Sangat berat sekali. Senjata sejenis tombak ini diletakkan persis sebelum Main Hall.

Batu Peramal Cinta

CIMG4042

Terletak sesudah Main Hall, sebelah kiri mendaki tangga sedikit, ada tempat kecil yang terkenal dengan Batu Peramal Cinta.
Ada 2 buah batu, pengunjung dipersilahkan jalan dengan mata tertutup start dari batu yang 1 menuju batu yang 1-nya lagi, dengan menyebut nama pacar anda. Apabila bisa pas perjalanannya berarti memang jodohnya, cintanya memang pas dengan orang yang disebut di hati. Apabila dibantu teman untuk mengarahkan kita jalan, kurang ke kiri atau ke kanan, berarti percintaan anda memerlukan bantuan seseorang supaya tetap berhasil, anda diibaratkan juga memerlukan nasehat seseorang supaya percintaan tetap awet.
Apabila mencoba jalan sendiri tidak pas, berarti memang si”dia” bukan jodoh anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s